Hukum minyak lintah halal atau haram dalam Islam?

Apa hukum memakai minyak lintah dalam Islam? Apakah minyak lintah halal atau haram?

Minyak lintah dikenal sebagai minyak pembesar penis. Meskipun khasiatnya perlu dibuktikan, nyatanya banyak juga yang membeli produk ini. Bagaimana sih minyak lintah dalam tinjauan Islam? Bagaimana pula hukum membesarkan penis dengan produk semacam ini?

Lintah dikenal dengan hewan penghisap darah. Lintah tidak lazim dikonsumsi bagi manusia. Bayangkan kalau lintah yang habis menghisap darah manusia, kemudian digoreng, dijadikan lintah goreng, semur lintah, lintah balado atau apa lah :D. Meski tidak lazim dikonsmsi, lintah ternyata juga dimanfaatkan manusia untuk pengobatan. Pernah dengar ada pengobatan alternatif yang menggunakan lintah? Jadi, lintah ini ditempelkan ke kulit, lalu dibiarkan menghisap darah dari tubuh pasien.

Selain itu, lintah juga dibuat minyak. Konon minyak yang dihasilkan dari lintah atau yang sering disebut minyak lintah ini berkhasiat dapat memperbesar ukuran penis.

Pertama, saya bahas dulu kehalalan minyak lintah. Apakah lintah itu halal atau tidak? Kalau lintah adalah hewan yang haram dikonsumsi, berarti minyak lintah juga haram, meskipun penggunaannya di luar tubuh. Kalau lintah halal, berarti minyak lintah juga boleh dipakai.

Di web halalmui.org ada pembahasan tentang hukum budidaya dan mengonsumsi lintah. Web tersebut merupakan web resmi LPPOM MUI. Kesimpulannya adalah menggunakan kaidah yang umum, apabila minyak lintah berbahaya bagi manusia, maka terlarang. Bahaya tidaknya minyak lintah, atau bermanfaat / tidaknya minyak lintah ini perlu landasan bukti ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan, bukan modal katanya-katanya saja. Pembahasan lebih detail silakan buka http://www.halalmui.org/mui14/index.php/main/detil_page/48/2257.

Kedua, apa sih hukumnya membesarkan penis dengan obat, minyak, dan sejenisnya? Kalau membesarkan otot dengan melakukan olahraga tak masalah ya, otot tubuh membesar secara alami. Lalu apa ini juga berlaku pada penis? Membesarkan penis tanpa melakukan operasi apakah diperbolehkan?

Dalam hal ini, tentu saya tak berkompeten untuk berfatwa. Saya perlu rujukan yang kredibel.

Adapun hukum membesarkan penis dalam Islam, pada orang yang mengeluhkan penisnya kecil, lebih kecil dari ukuran penis pada umumnya, sehingga berpengaruh terhadap keharmonisan rumah tangga, maka hukumnya diperbolehkan menggunakan obat yang dapat membantu membesarkan penis. Hal ini apabila mendapatkan rekomendasi dari dokter terkait dan tak berbahaya bagi dirinya. Bahkan diperbolehkan memakai bahan tertentu pada penis, seperti kondom dan sejenisnya, jika hal ini dapat menambah kepuasan istri. Hal ini karena siami dituntut agar memenuhi kebutuhan istri dalam berhubungan badan.

Namun, apabila tujuannya adalah hanya sebatas agar bisa lebih menikmati alat vital ini, dianjurkan untuk tidak melakukannya.

Catatan: diperbolehkan bagi yang sudah menikah.

referensi: https://konsultasisyariah.com/15907-hukum-menggunakan-obat-untuk-memperbesar-penis.html

Demikian penjelasan tentang hukum minyak lintah dalam Islam. Jadi, untuk minyak lintah ini, kita bisa menggunakan kaidah yang bersifat umum, kalau minyak lintah berbahaya berarti dilarang, kalau tidak, berarti diperbolehkan. Adapun hukum membesarkan penis menggunakan obat yang dapat membantu membesarkan penis, diperbolehkan bagi yang sudah menikah.

Incoming search terms:

  • hukum memakai minyak lintah dalam islam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *