Efek samping Vimax berbahaya?

Apakah Vimax obat kuat berbahaya atau aman? Adakah efek samping Vimax pil? Bukan tentang Vimax yang palsu ya, tapi yang asli.

Peredaran obat kuat impor tak berizin meski sudah dilarang, tetap saja dijual bebas. Obat-obatan impor yang tak punya izin edar masih saja marak beredar, apalagi lewat internet. Vimax merupakan salah satu obat kuat impor yang beredar di Indonesia. Vimax ini bisa dibilang cukup populer. Produk yang disebut dari Kanada ini dipromosikan sebagai obat untuk membesarkan penis. Selain itu, Vimax juga diklaim memiliki manfaat lainnya.

Vimax pills diklaim dibuat dari herbal, tidak memiliki efek samping, dan aman untuk pria segala usia. Berikut ini isi kandungan Vimax berdasarkan informasi dari web resminya.

– ginseng
– bubuk daun ginko biloba
– vitamin E
– tepung beraas
– ekstrak oat straw
– saw palmetto 45% fatty acids
– cayenne pepper

Untuk info lebih lengkap mengenai bahan-bahan di atas, cek Google aja ya. Sekilas kandungan Vimax itu tidak berbaahaya. Dibuat dari bahan-bahan yang aman dikonsumsi.

Selain diklaim sebagai obat pembesar penis, Vimax juga diklaim bermanfaat untuk menguatkan dan mengeraskan ereksi dan mengatasi masalah ejakulasi dini. Jadi, bisa bikin penis besar, keras, dan tidak ejakulasi dini. Mantap sekali, satu produk punya tiga manfaat berbeda. Tapi, apakah benar demikian? Dengan kandungan bahan-bahan alami dalam Vimax benarkah Vimax bermanfaat seperti itu? Apakah benar tidak ada efek samping Vimax sehingga Vimax tidak berbahaya?

Hasil Temuan FDA, Vimax Mengandung BKO (Bahan Kimia Obat)
Bagi yang belum tau FDA itu apa, itu adalah lembaga di Amerika Serikat yang salah satu tugasnya adalah memberikan izin edar produk-produk obat-obatan, suplemen, makanan, dan kosmetik. Ya sejenis BPOM lah. Jadi, kalau di Indonesia ada BPOM, di Amerik Serikat ada FDA.

Berdasarkan haasil temuan FDA, Vimax mengandung tadalafil, yang merupakan bahan kimia obat yang digunakan dalam obat disfungsi ereksi. Tadalafil merupakan bahan aktif dalam obat Cialis. Dengan temuan ini, FDA menghimbau agar konsumen tidak membeli Vimax.

Tadalafil merupakan BKO yang legal digunakan, sudah disetujui oleh FDA. Adapun obat disfungsi ereksi yang mengandung tadalafil adalah Cialis. Pada Vimax, tadalafil tidak disebutkan dalam komposisinya.

Lalu kalau legal, kenapa tidak diperbolehkan dalam Vimax? Masalahnya, pada kemasan Vimax tidak disebutkan bahwa Vimax mengandung tadalafil. Dengan begitu, tidak jelas berapa dosis tadalafil yang terdapat dalam Vimax. Sedangkan apabila orang ingin mencoba disfungsi ereksi, maka dosisnya harus disesuaikan. Karena obat semacam ini tak boleh sembarangan, kalau overdosis bisa berbahaya bagi tubuh.

referensi: https://www.fda.gov/Drugs/ResourcesForYou/Consumers/BuyingUsingMedicineSafely/MedicationHealthFraud/ucm383380.htm

Efek samping Vimax
Vimax mengandung tadalafil. Adapun efek samping yang paling umum dari mengonsumsi tadalafil adalah sakit kepala, sakit perut atau perut tidak nyaman, asam lambung naik, bersendawa, hidung tersumbat atau hidung berair, nyeri otot, kemerahan, dan sakit punggung. Efek samping ini umumnya hilang dlam beberapa jam. Adapun untuk efek nerit otot dan nyeri punggung dapat terjadi selama 12 hingga 24 jam setelah mengonsumsi tadalafil. Gejala ini umumnya hilang setelah 48 jam.

Tadalafil dapat menyebabkan turunnya tekanan darah dalam waktu sementara. Tadalafil tidak boleh diminum setidaknya 48 jam sejak terakhir kali mengonsumsi obat ini.

Apabila setelah mengonsumsi tadalafil, kemudian dada terasa nyeri, sebaiknya segera mendapat pertolongan dokter.

referensi: https://en.wikipedia.org/wiki/Tadalafil

Itu efek samping yang umum terjadi, dan untuk aturan pakai sesuai dosis. Lalu bagaimana kalau mengonsumsi Vimax yang dosis tadalafilnya tidak diketahui?

Ingat! Tadalafil itu bahan utama obat disfungsi ereksi, yaitu gangguan pada penis berupa penis susah berdiri. Gangguan ini disebut juga impotensi, atau lemah syahwat. Jadi, kalau Anda bukan orang yang mengalami kondisi ini, maka tidak perlu mengonsumsi obat-obatan semacam ini. Bagi yang mengalami kondisi ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba konsumsi obat disfungsi ereksi secara sembarangan. Konsultasikan dulu, agar tau berapa dosis yang dibutuhkan. Jangan sampai overdosis!

Itulah pembahasan mengenai efek samping Vimax. Pikir baik-baik sebelum membeli produk ini. Lagipula, selain tak punya izin edar, harganya mahal. Mau tau harganya berapa? Satu botol Vimax yang isinya cuma 30 kapsul, harganya Rp900.000!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat